Senin, 27 Januari 2014

Waktu Liburan Di Kampung Solo.



                                        Yogyakarta Pada Tahun 2012/2013
Wah, Saya sangat senang sekali waktu hari minggu,saya bersama bapak, Tri, Senno Kami berangkat dari Yogyakarta menuju ke kampung solo,untuk mengambil beras, 1 (satu) karung 50 kg,untuk buat makan saat saya kuliah di kampus STPMD”APMD”Yogyakarta pada Tahun 2012/2013,hidup mahasiswa merantau di tanah orang itu harus berjuang keras dan sukses.Dan juga kami jalan-jalan di sawah-sawah  untuk melihat masyarakat kampung solo bisa hidup dengan baik-baik mereka gotong royong,juga tapi mereka juga mendapat penghasilan dari perkebunan itu seperti Tanaman jagung dan singkong,pepaya,padi,dan lain lain.



                         MELIHAT DI PENCETAKAN  BATU DI KOTA  SOLO
Inilah kami kunjungan di pencetakan batu yang keras untuk menjual,wah sangat luar biasa juga ya,karena batu tersebut itu tidak bisa di mencetak tapi masyarakat sudah hidup dari pencetakan batu itu dan mereka jual dapat penghasilan untuk kebutuhan hidup mereka  masyarakat kampung solo tersebut, mereka biasa jual di tempat itu baru pejabat mereka datang beli,untuk membangun rumah dan jalan buat batu itu jadi masyarakat itu dapat penghasilan itu kira-kira 40% yang mereka dapat setiap hari yang mencetakkan batu itu.Dan kami ada bertemu  dengan seorang  menjaga lingkungan hidup dalam masyarakat , kami bertanya apa  ka,di dalam lingkungan hidup masyarakat ini pekerjaan  apa saya mereka di lakukan dalam kehidupan yang sehari-hari ini, dan  dia jawab, adalah mereka sudah lama kebiasaan jadi mereka biasanya gotong rojong dan menanam padi,singkong dan juga yagung dan juga makanan makanan yang lainnya, mereka sudah biasa jadi tidak pernah minta kepada pemerintah kota dan provensi mereka hanya usaha sendiri dan mengurus dalam keluarga yang ada dalam masyarakat di kampung solo ini., wah sangat luar biasa di kampung solo mereka hanya hidup sendiri tidak pernah dari  pemerintah memberikan batuan.k

Tidak ada komentar:

Posting Komentar